Received : 24.03.09 21:11
From : Winarni
……….Buku ini mimpiku sjk lama.
Dulu sy prnh pux janji pd dr sndiri,
tdk akan wisuda sblm mnerbitkn buku. Dan
tahun ini hrs wisuda, krn org2 brtanya trs.
kyk td, na tanya ma sd ibu. Pfuu.
Yeah its all about dreaming. Hope will come true.
….
Sekitar 4 bulan yang lalu, saya menerima sms diatas. Tentang keinginan menerbitkan sebuah buku. Buku yang akan dia persembahkan untuk warga Kota Makassar pada umumnya dan alamamaternya pada khususnya.
“Yeah it’s all about dreaming. Hope will come true”. Yah, Benar Seperti yang pernah dia katakan. ternyata mimpi itu benar menjadi nyata. Buku yang dimaksud telah launching tadi siang di Hotel Clarion Makassar.
Di dalam buku yang berjudul ” Makassar Dari Jendela Pete-pete” ini, Winarni mengabarkan kondisi kota Makassar beberapa tahun terakhir ini dalam perspektif sebagai Mahasiswa Perencana Wilayah Kota Jurusan Arsitektur.
Winarni mencoba menganalisa dan memberikan pandangannya tentang segala kebijakan pemerintah pada proses
pembangunan dan pengembangan kota dari waktu ke waktu. Dan dalam pemaparannya itu, tak jarang dia mengkritik kebijakan2 Pemkot yang dinilai hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu, sebuahi penegasan bahwa Makassar adalah milik kita bersama. Seluruh warga Kota Makassar.
Cerita-cerita yang ada bersumber dari berbagai sudut-sudut kota. Mulai dari Jalan, Pantai, Sungai, Gedung-gedung beton dan Fasilitas umum lainnya. Kesemuanya terangkum menjadi 23 tulisan. Cukup banyak. Sehingga bolehlah saya mengatakan bahwa buku ini adalah sebuah reportase yang cukup lengkap untuk bisa dijadikan sebagai referensi bagi warga kota makassar yang peduli dan tertarik dalam hal perencanaan dan pengembangan wilayah kota makassar.
Namun, secara pribadi, setelah membaca buku ini, Saya sebagai masyarakat awam yang tidak terlalu banyak tahu tentang perencanaan kota dan bahkan terkadang cuek dengan segala aktifitas pembangunan kota saat ini, akhirnya menjadi lebih tahu dan bisa sedikit lebih kritis dalam memandang segala kebijakan-kebijakan pemerintah dalam hal pembangunan dan pengembangan wilayah kota.
[Untuk memperoleh informasi lebih banyak tentang buku ini, anda dapat menghubungi penulisnya langsung melalui blog pribadinya di http://inart.web.id]


4 responses so far ↓
Winarni K Suprimardani // 22 July 2009 at 00:45
nda tau mau tulis apa, habis mi kata2ku keknya… mo ditabung2 lagi untuk karya berikutnya. hahaha… tambah nda ada mi suaraku ini.
*sampaikan mimpimu pada orang lain dan bukan tak mungkin mimpi itu akan nyata….*
mimpiku yang lain sudah mi ku kasi tau orang juga… mudah2an yg itu juga terwujud.. amin…
amier // 23 July 2009 at 07:39
Asslm.
Slamat n sukses kanda….. menulis ki pade….. ck..ck..ck…. ini baru senior….
smoga bukux bvermanfaat untuk org banyak, khususnya org makassar.
Masa kita launcing baru nda panggil2 anak2 ka tawwa…. di Clarion lagi…
Baca bukuta dule…. tapi nda ada uang bell… bagaimana mi itu kanda… hehe
To Amier : Hahaha. Bukan saya yang nulis itu buku dek. sy cuma coba review sekalian promosikan bukunya temanku.
uNieQ // 24 July 2009 at 22:12
ikh tawwa na lumbai k bikin tulisanna…
nantipi saya deyh, blom pi selesai ku baca bela… orang sibuk toh??? heehhehehehe
cepat juga geraknya di????
To Unieq : Hehe, lebih cepat lebih baik, biar laris manis kan ? dan memang wajarji klo laris karna bagus memang, apalagi di buku itu banyak gambar2nya yg lucu dan kreatif. *promosi again mode : ON*
patembe // 26 July 2009 at 18:30
Tawwana’ mantabna, saya suka judulnya
mudah2an nanti saya bisa baca buku ini…