Entries from January 2009

Jika ada cara yg lebih baik, kenapa harus pakai mesin ?

31 January 2009 · Leave a Comment

mesin-cuci1Dia sudah datang ketika pagi masih muda. Mengenakan daster yg lusuh, daster yang agak mirip motif dan warnanya dengan hari hari kemarin. Lengan kanannya merangkul seorang anak yang berusia 5 tahun. Bocah yang menderita kelumpuhan sejak lahir. Tidak bisa berjalan, sehingga kemanapun bepergian harus di gendong oleh Ibunya. Sedangkan Tangan kirinya memegang lengan anak lainnya,anak laki2 yang usianya lebih tua 2 tahun dari bocah yg sedang digendong. Sama seperti adiknya, tidak juga normal seperti kebanyakan anak anak lainnya. sang kakak ini tampak kurus dan mengalami sedikit gangguan mental.

Ketiga orang itu adalah sebuah keluarga kecil yg tinggal di sebuah gubuk kecil nan sangat sederhana, pas di belakang kompleks rumah saya. Bapaknya dulu adalah seorang tukang becak langganan Ibu, namun kini tidak lagi, karena 3 tahun lalu-kalau saya tidak salah ingat tahun-, Beliau berpulang ke Rahmatullah, meninggalkan 2 orang anak kecil dan seorang Istri yang tiap hari bersusah payah mencari uang, memastikan bahwa ada yg mereka bisa makan dalam sehari. ya, Daeng Becce harus bekerja keras untuk anak anak mereka, amanah yg ditinggal oleh suaminya. (more…)

Categories: Uncategorized

Masih mau mengeluh ?

4 January 2009 · Leave a Comment

stop-mengeluhSeakan tidak mau peduli, itu berjenis makanan pedas atau yang kebanyakan garam, pokoknya, asalkan sudah melewati tenggorokan, rasanya tiba tiba berubah jadi agak agak pahit. Padahal ini sudah terhitung 3 hari semenjak sy menyimpulkan sendiri bahwa saya sudah benar benar sembuh dari sakit.

Mungkin karena terlalu banyak menelan pil pahit yang diberikan oleh dokter. 3 kali sehari, sekali minum jumlahnya ada 4 macam obat, dan Ukurannya besar besar saudara saudara, 2 tablet seukuran dgn permen Cha cha. Saya meminumnya selama 2 hari berturut – turut. Jadi total pil pahit yg sudah masuk ke dalam lambung saya ada 24 tablet. Inilah mungkin yang menyebabkan rasa pahit itu selalu ada setiap kali makan. Nafsu makan jadi hilang. sampai hari ini. Pengen rasanya mengeluh berat, tp tba tiba teringat sebuah kejadian pada suatu subuh.

Subuh, mau ke Mesjid, pastinya harus buka pintu pagar halaman rumah dulu. Pagar besi yang punya gembok dan grendel. Grendelnya ada dua, satu terpasang di tengah sebelah kiri dan satunya ada di pojok kanan bagian bawah, dimana tempat gembok bermerek Viro juga terpasang. Saya mulai dgn mencoba membuka dulu gemboknya, Keras sekali rasanya untuk memutar kuncinya ke arah kanan, kunci sudah berapa kali ditarik keluar masuk. tetap saja tidak mau terbuka. ternyata lubang gemboknya kemasukan air hujan semalam dan menyisakan karat. berulang ulang dicoba tetap saja tdk mau, saya benar benar merasa kesulitan dan panik karena sebentar lagi sholat berjamaah dimulai. Saya mengeluh sambil Mencoba terus dan akhirnya Gembok itu bisa terbuka. Sekarang sisa membuka 2 grendel dan mendorong pagar kesamping. Saat mendorong pagar pun sy mengalami kesulitan, karena rodanya yg jg berkarat menjadikan roda pintu pagar itu tidak bs berputar dgn sempurna, butuh tenaga ekstra utk bisa mendorong pintu pagar itu agar bisa terbuka. (more…)

Categories: Uncategorized

Resolusi 2009

1 January 2009 · Leave a Comment

Meski saya tidak termasuk orang yg ikut merayakan malam pergantian tahun baru 2009, namun dalam hal menentukan resolusi, saya masih tetap menggunakan kalender masehi. Saya pikir yg terpenting adalah adanya niat dan hasrat untuk menjadi yg lebih baik dari tahun sebelumnya serta seberapa besar usaha yg kita lakukan untuk mencapai target target yg kita tetapkan tersebut.

Alhamdulillah draft Resolusi thn 2009 ini sdh selesai sy buat , totalnya ada 6 saja. Dan utk sementara masih tertulis di “papan tulis” kamar tidur saya. dan rencananya akan saya pindahkan dan tulis secara indah di halaman pertama Buku Agenda 2009 yang baru baru ini saya terima dari HRD tempat saya bekerja. (more…)

Categories: Uncategorized