Sebelum Januari datang

Dan Sebelum desember ini berakhir,  ada hal yang ingin kuceritakan.tentang bacaan baruku sepanjang bulan ini. Sebuah buku kehidupan. setiap lembarnya kuresapi baik dan kutelaah pelan-pelan  untuk menjadi bahan pembelajaran untukmu, dan untukku juga kedepannya.

Lewat buku kehidupan ini, selain banyak hikmah , bertambah pula perbendaharaanku tentang sifat2mu. Kreatifitasmu semakin kelihatan, soal cara melipat pakaian yg unik, Merapikan sampah kantong, bahkan cara menyajikan cappucino dengan taburan choco granule yg khas, berbentuk hati. Kamu yang selama ini menganggapku orang unik yg kadang bertingkah aneh, tapi dirimu juga kadang begitu.  Pun, saat saya sedang asyik menulis ini, kamu lagi ngapain sama Boneka dan pagar teras itu ? sedang latihan acting ? :-D

Kita, masing-masing berasal dari dua keluarga yg mungkin dengan kebiasaan yg berbeda pula.  Berada dalam satu atap,satu ruangan,satu tempat tidur, dan satu lemari – maksudnya pakaiannya tersimpan dilemari yg sama-, membuat perbedaan  itu semakin kelihatan, semisal ketika saya ingin semua barang-barangku ingin tertata dan tersusun rapi sedemikian rupa setiap saat,setiap detik, menit dan sepanjang hari-Keterlaluan memang-. Sedang kamu mungkin berpikir masih banyak yg yg lbh prioritas yg hrs didahulukan untuk dikerjakan. Apakah dengan ini saya sudah termasuk golongan kiri ? hehe, tentu tidak istriku, Bukankah hampir setiap hari saya merangkai kata yg indah sampai pipimu memerah ? Upz…. itu Tidak terlalu Penting utk dipermasalahkan, kita termasuk golongan manusia golongan mana atau bahkan masuk ke kuadran berapa. tapi yang pasti kita harus tentukan akan dibawa kemana. dan Insya Allah kelak, Jalurmu, jalurku, akan saya selaraskan kearah yg kanan. Benar. Continue reading

Dalam Lelapmu

Malam ini saya membiarkanmu tidur duluan, sesaat setelah kamu selesai membereskan sisa makan malam yg tadi  kita nikmati bersama diteras kamar tempat kita menginap.

Saya akui, kamu memang hebat dalam segala hal, termasuk dalam  memilih tempat ini. Hotel Umah Gran, dengan posisi kamar menghadap ke alam terbuka, hamparan rumput hijau, ditepinya terdapat lembah dangkal dengan aliran sungai kecil yg mengalir dan aroma embun yg menyengat di pagi hari.  Lokasinya tak jauh dari Desa Ubud,  Pusat Seni  Tradisional di Pulau Bali.

Kita sepakat untuk tidak memilih menginap di Kota Denpasar, karena tujuan kita kesini untuk mendapatkan ketenangan, bukan untuk  having fun dengan suasana Kota Denpasar yg sudah mulai Glamour dengan banyaknya Pub dan cafe, serta suasana pantai yang padat.  Kita disini untuk menikmati keindahan seni.  Seni  Tradisional Bali dan Seni Berbulan Madu, mungkin, hehe.

Oh iya, kembali ke yang tadi, tahu tidak kenapa saya sengaja membiarkanmu tidur duluan ? ini sudah 6 malam bersamamu, tidur sekamar denganmu, dan malam ini   saya hanya ingin melihat bagaimana raut wajahmu saat terlelap. itu saja, meski harus berjuang menahan rasa kantuk yang menyerang.

Lama, Saya memandang wajah lelapmu tadi, raut yang tampak tenang, setenang air pada kolam tempat kita duduk menepi menikmati tarian salah satu sanggar seni di Desa ini tadi sore. Tarikan nafas, wangi rambutmu, hingga butiran keringat yang menetes. – Oh, Suhu udara Air conditionernya tidak terlalu dingin, hingga kamu merasa kepanasan. Untuk hal yang satu ini kita berbeda, kamu senang dengan setelan suhu antara 18-20 derajat celcius, sedangkan saya tidak bisa dengan suhu serendah itu. Tapi  tenang saja, suhunya akan kuturunkan jika sudah  tiba saatnya saya tidur. Bukankah kita bisa menciptakan sendiri suhu udara yang pas buat kita berdua *tiiitttt*.-  Asal kamu tahu , Semua yang ada dalam lelapmu malam ini  terangkai dalam sebuah bingkai keindahan yang luar biasa.

Ini baru 6 hari  kita bersama. Dan Jika Allah meridhoi dan memberi umur yang panjang, kita akan melewati banyak hari, bulan dan tahun-tahun yang tentunya tidak semuanya akan berjalan datar.  Tidak perlu kamu risaukan akan hari esok. Cukup dengan merasa Optimis, yakinlah semua akan berjalan lancar, itu seperti kata para Motivator yang kita follow di Twitter.  Apapun yang terjadi hari esok, Tetaplah berprasangka baik KepadaNYA,  seperti   yg tertulis  dalam Kitab suci, Wahyu Allah yg disampaikan oleh  Nabi kita Muhammad SAW.
Continue reading

20.11.2011

Saya mengagumimu sejak dahulu. Namun sayangnya, saya termasuk orang yg berpenyakit Lambertus. Lambertus itu adalah  istilahmu, untuk lelaki yg Lambat Berterus Terang.  Hingga   pada akhirnya kamu sukses membaca sebuah blog pribadiku yang Super Rahasia,  blog yang isinya tentangmu.

Kuakui, tidak mudah untuk mendapatkan cintamu dan meyakinkan dirimu.  Susah untuk membuat perempuan mandiri seperti kamu  jatuh cinta.  Tapi Tuhan punya skenario yang sangat indah, DIA membiarkanku melewati banyak kisah sebelum akhirnya kamu menyambut cintaku. hehehe

Dan Alhamdulillah, kemarin tanggal 20.11.2011,  kamu  resmi  menjadi istriku. My Winarni.  Semoga Bahagia Selamanya. Amin

Bukan untuk supersemar

Yakin saja kalau hanya sedikit yg mengingat ini hari peringatan apa.  Tapi Saya selalu mengingat, hari ini Tanggal sebelas  Maret. Ini hari Supersemar. Apa itu Supersemar bisa ditanya sama Guru Sejarah.

Hari ini, Tidak ada lilin yang dinyalakan, yang kemudian sengaja dipadamkan lagi setelah orang2 menyanyikan sebuah lagu berbahasa Inggris.
Hari ini, Tidak ada kue yang biasanya sengaja dibeli di toko aneka kue.
Hari ini, Tidak ada kado seperti pada waktu  tanggal sebelas di bulan Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember, januari, dan Februari.
Juga tidak ada sebait puisi dan rangakaian kata ucapan yang indah.

Kalaupun semuanya ada hari ini, tentunya itu bukan untuk  Supersemar, Tapi untuk merayakan hari lahirmu.
Hari ini, hanya ada selarik doa buatmu,  Tidak perlu kamu tahu isinya. Dan tidak perlu pula saya mengabarkannya kepada karang, kepada ombak atau kepada matahari, karena saya yakin semuanya juga pasti akan bisu, Ebiet sudah mencobanya. Cukup Tuhan yang pasti sudah mengerti isi permohonan itu.
Semoga dikabulkan. AMIN.

Tidak selamanya harus dengan kado, kue, dan puisi cantik toh ? Tenangmi saja.

Protected: Ingatlah hari ini

This post is password protected. To view it please enter your password below:


Sembilan

9. Sepertinya sudah lebih dari sembilan kali saya  melihat angka itu hari ini. Angka yg Muncul di monitor notebook dengan format penulisan yang beraneka ragam.  Paling banyak di halaman Fesbuk, di status orang2  dengan bentuk tulisan seperti ini, 090909.  Maka, mungkin ini juga  salah satu alasan mengapa saya mau menulis ttg sembilan di blog ini.  Saya tidak mau juga ketinggalan.

Tiba tiba saya teringat Kampus. Di lingkungan fakultas saya, Teknik Unhas, Angka 9 memiliki keistimewaan dibanding deretan angka sejenisnya. Bolehlah dikatakan kalau  angka ini cukup sakral.  Kadangkala ditemukan penulisan singkatan nama fakultas, diselingi dengan angka 9, seperti pada kata “FT09-UH” (baca: Fakultas Teknik Kosong Sembilan Universitas Hasanuddin). Ada juga Mapala09 ,Creator09, Boozter09, Channel09. Semua itu adalah beberapa nama lembaga kemahasiswaan di lingkungan FT09-UH.  Semuanya memakai 9. Continue reading

Perkenalkan

Alamat baru blog  saya :

http://asrulku.com

Terlihat lebih mandiri. Seolah-olah tidak lagi numpang  di  wordpress.com  ;-)


Makassar Dari Jendela Pete-pete

Sampul bukunya inartReceived : 24.03.09  21:11
From : Winarni
……….Buku ini mimpiku sjk lama.
Dulu sy prnh pux janji pd dr sndiri,
tdk akan wisuda sblm mnerbitkn buku. Dan
tahun ini hrs wisuda, krn org2 brtanya trs.
kyk td, na tanya ma sd ibu. Pfuu.
Yeah its all about dreaming. Hope will come true. :-D
….

Sekitar 4 bulan yang lalu, saya menerima sms diatas. Tentang keinginan menerbitkan sebuah buku. Buku yang akan dia persembahkan untuk warga Kota Makassar pada umumnya dan alamamaternya pada khususnya. Continue reading

Beban

Sebuah tulisan yang pernah saya baca di salah satu milis yang saya ikuti. Lupa, milis yang mana. Yang jelas isinya singkat saja dan cukup bagus buat bahan renungan

BebanPada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya:
“Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?”
Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr. “Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya. ” kata Covey. “Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat.” Continue reading

Apa kabar Dell ?

Biasanya saya sempatkan untuk bertanya  saat menelpon ke Awa’, “Gimana kabarnya dell ? ada masalah ?”
Saya Hanya ingin  memastikan kalau dell yang bersama dia sekarang baik baik saja, dan tidak pernah ada masalah selama ini.

AKhir2 ini Dell menghantui saya. Saya mulai tertarik ketika saya melihat langsung performance dia saat digunakan bekerja di site.  Seorang mitra kerja yang menggunakan Dell waktu itu, sering memperlakukan Dell dengan seenak hatinya, tidak hati hati, jauh dari kesan kelembutan dan penuh perawatan. Tapi anehnya, Dell itu baik baik saja dan tidak mengalami kerusakan sedikitpun. Dell benar benar tangguh. Continue reading

♪..♫..♪..♫..♫…

| Rasa cinta yang dulu tlah hilang | Kini berseri kembali | Tlah kau coba lupakan dirinya | Hapus cerita lalu | Dan lihatlah | Dirimu bagai bunga di musim semi | Yang tersenyum menatap indahnya dunia | Yang seiring menyambut | Jawaban segala gundahmu |

| Walau badai menghadang | Ingatlah ku kan selalu setia menjagamu | Berdua kita lewati jalan yang berliku tajam |

| Setiap waktu wajahmu yang lugu | Selalu bayangi langkahku | Telah lama kunanti dirimu | Tempat ku kan berlabuh | Cahaya hatiku | Yakinlah kekal abadi selamanya | Seperti bintang yang sinarnya terangi seluruh ruang di jiwa | Membawa kedamaian |

| Walau badai menghadang | Ingatlah ku kan selalu setia menjagamu | Berdua kita lewati jalan yang berliku tajam | Resah yang kau rasakan | Kan jadi bagian hidupku bersamamu | Letakkanlah segala lara di pundakku ini |

Lirik diatas kalau tidak salah ditulis oleh Krisna. Judulnya Masih.  Saat tengah malam begini, tiba tiba ingin mendengarkannya dengan sesekali ikut bernyanyi.

“Buona notte mio piccolo angelo”

Citra

citra

Biarkan sebuah Citra yang bercerita.

Sebuah cerita dihari ketujuh bulan kelima

Sepertinya sudah hampir satu jam saya berhadapan dengan monitor ini, tapi belum tahu mau cerita tentang apa dan harus memulai dari mana. Selain karena tidak ada ide, memang lagi malas sekali untuk menulis. Akhir akhir ini migrain sering kambuh. Mungkin ini pengaruh kafein, sebab sebulan terakhir ini terlalu banyak mengkomsumsi kopi atau mungkin juga karena kurang tidur. Dan Biasanya kalau kepala sedang pening, migrain dan lagi pengen sendiri, saya naik ke rooftop kantor, itupun dengan catatan hari sudah agak sore dan tidak sedang hujan.

Dari atas sana, bisa terlihat dengan jelas hamparan langit biru serta bentangan laut luas yang sedang siap menyambut matahari membenamkan diri dikala senja telah tiba.  Meskipun sebenarnya bukan keindahan seperti itu satu2nya yg ingin saya rasakan, tapi dari dulu saya memang suka berada di tempat tempat yang tinggi. Ada kenikmatan tersendiri ketika melihat benda benda yg berada dibawah, ukurannya berubah menjadi kecil. Belajar untuk selalu melihat kebawah mengingatkan saya agar tidak lupa untuk bersyukur. Continue reading